Mobil Listrik Buatan China yang Terpopuler

Mobil Listrik Buatan China yang Terpopuler

 Jajaran Mobil Listrik yang Beken di Negaranya.

Keberadaan Tesla sebagai salah satu perusahaan yang memproduksi mobil listrik terbaik dunia sekaligus pelopor mobil hemat serta ramah lingkunga diyakini sebagai sebuah trigger untuk membuat bumi menjadi lebih terawat di masa depan dengan adanya pengurangan kendaraan bahan bakar minyak. Hal ini ditanggapi dengan positif dari sejumlah pabrikan otomotif asal negeri China dengan mulai menjejakan kakinya guna memproduksi mobil listrik berteknologi canggih.

Berikut ini deretan mobil listrik asal pabrikan China yang berteknologi canggih yang akan segera muncul di pasaran.

1. Byton
Startup asal Negeri China, Byton yang sudah menampilkan diri di Ajang Consumers Electronic Show (CES) yang dilaksanakan di Las Vegas. Di ajang CES, Byton memamerkan mobil listrik dengan konsep model Crossover. Mempunyai tampilan yang elegan juga sporty menjadi daya tarik tersendiri bagi pecinta otomotif. Pihak Byton mengklaim crossover listriknya dapat melaju sejauh sampai 400 km untuk standar spesifikasi dasar. Dengan memiliki kekuatan daya tahan baterainya yang bisa menempuh jarak sampai 240 km dalam pengisian selama 20 menit. Hebatnya, Byton mengklaim mobil ini dapat melakukan pengisian baterai sampai 80 persen guna pengisian selama 30 menit saja.
Dilansir dari Carscoops, Byton Crossover Concept akan dilengkapi dengan fitur teknologi nirsopir sehingga akan memudahkan pengendara selama melajukan mobl ini dijalanan. Byton juga sudah menanggalkan spion samping sebagai gantinya di dalam mobil ini disematkan dua buah kamera berukuran kecil yang akan memperlihatkan gambar ke dalam kabin sehingga si pengemudi tak perlu melihat ke arah luar. Sedangkan untuk bagian kabinnya merupakan fitur yang paling menarik perhatian peminat. Mobil konsep besutan Byton ini disematkan layar yang berkisr 49 inchi yang akan menghiasi secara keseluruhan pada bagian dashboard. Kabarnya, pihak Byton mengklaim bahwa layar ini dihadirkan akan menggunakan layar yang diproduksi olehnya sendiri.
Byton menginformasikan bahwa mobil listrik konsep ini akan resmi diproduksi pada tahun 2019 mendatang dengan memiliki harga yang di banderol sekitar $45.000 atau berkisar Rp. 604 juta dengan memiliki target pasar di negara Cina, Eropa dan AMerika. Hingga saat ini, Byton belum memberikan spesifikasi lengkap mengenai mobilnya tersebut.

2. KIA Niro EV
Kia Motors pun tak mau ketinggalan dalam memproduksi mobil listrik kekinian yang kabarnya sudah dipamerkan di Ajang Consumers Electronics Show (CES) juga mobil konsep new-all-electric terbarunya yaitu KIA Niro EV.
Konsep ini menggabungkan kekuatan desain KIA dengan powertrain baterai-listrik yang sangat efisien. Pihak KIA juga sudah melihat potensi pasar di masa mendatang, dengan melengkapi teknologi human-machine interface (HMI) dan sistem pencahayaan “motion graphic” yang terbaru.
Dalam ajang CES 2018 ini, KIA akan menghadirkan tiga pameran berdesain kokpit yang bergaya dan interaktif untuk menunjukkan bagaimana perusahaan akan menggabungkan teknologi baru guna meningkatkan komunikasi dan interaksi antara penghuninya dan kendaraan. Memiliki tema yang diusung oleh KIA “Beyond Autonomous Driving”, KIA Niro EV ini telah dibekali teknologi asistensi berkendara baru yang lebih canggih dan koneksi 5G dalam mobil pertama di dunia.

3. LeSee Pro
Tak hanya industri teknologi, LeEco akan melebarkan sayapnya pada industri otomotif. LeEco memamerkan mobil LeSee Pro yang menggunakan sumber daya listrik dan memiliki teknologi autonomous atau biasa disebut dengan Swa-kendali. Bahkan, LeSee Pro telah beraksi di dalam film Transformer terbaru buatan sutradara ternama Hollywood, Michael Bay.
Pendiri LeEco, Jia Yueting mengatakan bahwa mobil konsep ini sudah dilengkapi dengan teknologi otonom dengan sensor yang terletak di atap. Apabila mobil ini dijalankan dengan mode otonom maka setir kemudian akan masuk ke dasbor. Hal tersebut menunjukkan bahwa LeSee Pro adalah mobil full otonom bukan semi. Teknologi otonom yang ada di LeSee Pro dikembangkan dari hasil kerjasama antara Faraday Future dan Aston Martin. Perusahaan pun mengembangkan teknologi terdepan yang dapat mengenali wajah pengemudi, emosi dan sebagainya. Nantinya, LeSee Pro akan diproduksi di pabrik baru di Huzhou City dan dipasarkan terlebih dahulu di China.


Wow, sangat inovatif ya perkembangan mobil listrik masa kini. 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel